Desember 1, 2023

PERKASANEWS.COM – JAKARTA – Menanggapi ditunjuknya Komjen Agus Andrianto, sebagai Wakil Kepala Polri, Bambang Rukminto, Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), dapat memberi pengaruh besar ke internal institusi tersebut.

Bambang mengatakan penunjukan Agus Andrianto itu kemungkinan besar akan menjadi ada matahari kembar di Polri.

“Memang (wakapolri) tidak memberikan pernyataan ke luar, tetapi bisa memengaruhi kebijakan di internal,” kata Bambang kepada media, melalui surel, di Jakarta, Selasa, (27/6/2023).

Dikatakannya, penunjukan Agus Andrianto sebagai wakapolri itu, sudah bukan dalam hal tepat atau tidak tepat lagi, karena hal tersebut sudah menjadi keputusan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Meski nama Agus Andrianto memang pernah terseret dengan pengakuan tersangka tambang ilegal Ismail Bolong. Namun, di era kepemimpinannya sebagai kepala Bareskrim Polri, Agus dinilai mampu menuntaskan kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) oleh Bharada Richard Eliezer atas perintah mantan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Ferdy Sambo.

“Dengan kontroversi-kontroversi selama ini terkait rekam jejak beliau (Agus Andrianto), ini akan semakin menjadi beban bagi institusi Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bambang, penunjukan pejabat wakapolri tak lepas dari pengaruh politik, tetapi seharusnya juga mempertimbangkan unsur-unsur kepentingan strategis institusi Polri.

Bambang menyebut Polri harusnya berjarak dengan politik. Bila hanya mengikuti arahan politik saja, tambahnya, maka yang dirugikan adalah institusi itu sendiri. Masa depan Polri pun sangat panjang, sementara politik lebih pada pragmatis jangka pendek.

“Makanya, agar Polri profesional, harus tetap berjarak dengan politik,” tuturnya.

Melihat sosok Agus Andrianto sebagai wakapolri dengan rekam jejak, Bambang berpendapat bahwa jenderal bintang tiga itu bisa memengaruhi kebijakan di internal Polri.

“Contoh paling aktual ialah bagaimana (mantan) wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono menganulir demosi Kombes Pol. Rizal Irawan dari lima tahun menjadi satu tahun dan kemudian mempromosikan mendapat bintang satu,” ujar Bambang.

Diberitakan sebelumnya, Listyo Sigit Prabowo menunjuk Agus Andrianto sebagai wakapolri menggantikan Gatot Eddy Pramono yang memasuki masa pensiun per tanggal 28 Juni 2023.

Penunjukan Agus Andrianto sebagai wakapolri dari jabatannya sebagai kabareskrim itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor: ST/1339/VI/KEP./2023 tanggal 24 Juni 2023.(*)

Pewarta: Eddy Yusuf
Editor: Eddy Yusuf
Foto: istimewa

Tinggalkan Balasan